Ditulis oleh ldkpolsri di/pada Agustus 14, 2008
Kita semua mengetahui bahwa PMB ( penyambutan mahasiswa baru ) adalah momen yang sangat penting untuk rekruitment awal anggota, bagaimana agenda PMB yang telah teruji berhasil menarik banya massa ?
Penyambutan mahasiswa baru ( Maba ) bisa dikatakan sebagai momen emas bagi semua lembaga dakwah, bukan lembaga dakwah saja menurut saya, lembaga kemahasiswaan lebih tepatnya. Setiap lembaga mempersiapkan yang terbaik, tim terbaik, dana terbanyak untuk agenda penyambutan Maba ini. Dakwah kampus tidak boleh ketinggalan momen penting yang juga merupakan kesempatan untuk rekruitmen anggota baru.Di bulan Juni dan Juli ini sudah puluhan pesan melalui sms maupun email kepada saya yang bertanya tentang bagaimana agenda PMB yang baik. Saya akan mencoba menjawab pertanyaan ini dengan sebaiknya, berdasarkan apa yang telah dan akan dilakukan di kampus saya dan hasil diskusi dengan kawan-kawan di kampus lain.
Persiapan panitia sejak 3 bulan sebelum penyambutan adalah langkah pertama yang perlu dilakukan. Mengapa perlu persiapan sejak lama, melihat urgensinya agenda ini maka kita perlu mempersiapkan sejak matang. Jika perlu, waktu liburan kita isi dengan aktifitas kepanitiaan. Kebanyakan agenda PMB adalah agenda multi-event, atau dengan kata lain terdiri dari rangkaian kegiatan. Rangkaian ini biasanya dimulai sejak pertama kali mendaftar ulang hingga beberapa pekan setelah kuliah berjalan. Saya akan mencoba memberikan bagaimana rangkaian PMB ini kita jalankan. Saya akan membagi agenda PMB dalam tiga klaster, yakni, branding, event, dan services.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam LDK | 3 Komentar »
Ditulis oleh ldkpolsri di/pada Agustus 12, 2008

Untuk mengetahui pengumuman test Silahkan klik link di bawah ini
klik disini
Ditulis dalam Berita | 8 Komentar »
Ditulis oleh ldkpolsri di/pada Agustus 6, 2008

Adakah tips untuk membuat proposal sponsor agar dapat menjadi tools yang tangguh untuk mendapatkan kontrak kerjasama dengan perusahaan ?
Penggalangan dana melalui donasi atau sponsorship sudah menjadi sebuah cara yang cukup digemari diantara lembaga dakwah. Karena memang usaha ini membutuhkan effort sedikit dari segi waktu, tenaga, dan SDM. Hanya dengan bermodalkan proposal, lalu membuat list perusahaan, menghubungi dan membuat janji, lalu negosiasi dan ditandatanganilah kontrak kerjasama, lalu 1 pekan kemudian dana sponsor sudah di rekening Anda . Anda pasti berkata “yusuf ini pasti bercanda, tidak semudah itu mencari dana dengan sponsorship”. Saya tidak mengatakan bahwa pendapat Anda benar, tapi saya akan mengatakan bahwa memang mencari dana dengan sponsor “semudah itu”. Dua kunci utama dalam mengaet sponsor adalah tools dan communication. Ya, alat yang digunakan dalam hal ini proposal dan perangkat pendukungnya, serta kemampuan komunikasi yakni meyakinkan diri dan pihak sponsor bahwa produk atau acara yang Anda ajukan adalah hal yang menguntungkan.
Pada bagian ini saya akan menjawab dan memaparkan dari segi tools saja, untuk kunci kedua atau komunikasi akan saya coba bahas pada kesempatan lain. Proposal, jika mendengar kata ini apa yang akan Anda pikirkan pertama kali ? kumpulan kertas, uang, kontrak, kegiatan, atau apa ? Anda boleh berpikir apapun tentang proposal, tapi saya mempunyai pandangan tersendiri mengenai proposal, dan saya harap Anda bisa mengikuti terlebih dahulu pola pikir saya. Proposal adalah media, penghubung antara satu pihak dengan pihak lain. inilah fungsi utama proposal, ialah yang akan mengkomunikasikan atau menyampaikan pesan yang akan kita sampaikan kepada pihak sponsor. Jika salah mengemas media ini, maka akan berdampak kontraproduktif terhadap hasil yang diharapkan.
Coba bayangkan diri Anda seorang CEO atau Direktur Pemasaran dari sebuah perusahaan. Dimana Anda duduk di sebuah kursi empuk dalam ruangan khusus Anda. Didepan Anda ada meja kerja yang dilengkapi dengan komputer dan disisi lain ada tumpukan kertas yang bukan lain adalah tumpukan proposal pengajuan kerjasama yang perlu Anda pelajari dan diambil keputusan, mana yang akan ditindaklanjuti. Dalam kondisi ini, kira-kira proposal seperti apa yang akan Anda ambil dari puluhan proposal yang ada ? “proposal yang menarik”, “proposal yang unik”, dan “proposal yang tipis”. Tiga jawaban ini yang saya dapat dari beberapa kali diskusi dengan bagian pemasaran sebuah perusahaan.
Peran proposal adalah sampai pada perusahaan tertentu yang diajukan proposal oleh Anda merespon dan menindaklanjuti pengajuan Anda. Walau ada tahap ini belum ada kesepakatan yang dibuat, tapi yakinlah, ini adalah 50% dari langkah Anda mencapai sebuah kesepakatan kontrak kerjasama. Saya akan menyampaikan pandangan saya dalam dua bagian. Bagian pertama terkait isi proposal dan bagian kedua terkait pengemasan proposal.
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam Tips | 7 Komentar »