LDK AL ISLAM POLSRI

Menyongsong Generasi Robbani

Cerita Rapat Akbar

Posted by ldkpolsri pada Juli 28, 2008

Sebelum saya memulai bercerita, mungkin ada baiknya kita semua mengenal dulu apa itu Rapat Akbar, atau yang biasa kami sebut RA. RA adalah rapat yang diselenggarakan oleh Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) Politeknik Negeri Sriwijaya dalam rangka pembahasan pembagian dana kemahasiswaan kepada seluruh ORMAWA (BEM, Himpunan Mahasiswa Jurusan [HMJ], dan Unit Kegiatan Kemahasiswaan [UKM]).

Selama dua hari full pagi sampe sore, bahkan di hari kedua sampe malam para aktivis organisasi di POSLRI mengikuti dengan baik jalannya kegiatan yang akan menjadi sebuah awal perjalanan ORMAWA selama satu tahun.

Di hari pertama tanggal 26 Juli 2008 kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya Bapak RD. Kusumanto, S.T, M.M yang hadir bersama Pembantu Direktur III Bapak Ir. A. Bahri Joni Malyan di ruangan aula jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Sriwijaya. Dalam kata sambutannya Direktur juga sedikit menyinggung masalah pemenuhan kebutuhan kesekretariatan tiap ORMAWA (sekretariat, komputer, internet, dll), setelah sebelumya sempet ingkar janji dikit beliau kembali berjanji akan memenuhi kebutuhan kesekretariatan tiap ORMAWA paling lambat bulan desember 2008. Statement itu disambut ramai tepuk tangan dari peserta pembukaan yang sebenarnya agak kecewa dengan perpanjangan waktu itu.

Setelah pembukaan agenda acara dilanjutkan dengan Rapat Pleno yang membahas draft tata tertib, draft susunan acara, dll. Kemudian ketika Rapat Pleno selesai maka Rapat Akbar akan dibagi menjadi tiga komisi yakni KOMISI A (BEM POLSRI), KOMISI B (Seluruh HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN), serta KOMISI C (Seluruh UNIT KEGIATAN KEMAHASISWAAN). Artinya saya akan masuk ke KOMISI C yang akan membahas pembagian dana antar UKM saya (UKM LDK AL ISLAM) bersama UKM-UKM lain seperti UKM HIMPALA BAHTERA BUANA (HBB), UKM OLAHRAGA, UKM ESWU (English Students Working Unit), dan UKM LPM WPS (Lembaga Pers Mahasiswa Warta Politeknik Sriwijaya).

Sidang KOMISI C dimulai tepat pukul 13.00 WIB atau setelah melaksanakan shalat Zuhur, pimpinan sidang beserta jajarannya dari MPM sudah duduk di depan para utusan dari UKM-UKM. Dana yang akan dibagikan dalam KOMISI C adalah berjumlah Rp. 48.000.000,- yang nantinya kesemua dana itu akan dibagikan secara proporsional dan profesional sesuai kebijakan MPM di komisi C kepada seluruh UKM. UKM pertama yang mendapatkan kebagian akan menjelaskan program kerja beserta estimasi dana program kerja adalah UKM ESWU, perdebatan pun segera dimulai, dari pihak UKM ESWU sangat mempertahankan argumen yang mereka berikan, mereka berharap agar kiranya diberikan dana sesuai yang mereka tuliskan di estimasi dana kegiatan. Tapi dari pihak MPM pun ngotot mempertahankan argumen mereka karena kalau semua program kerja di sepakati semuanya sesuai dengan estimasi dana yang telah dibuat UKM walhasil jumlah dana yang tersedia dan jumlah dana yang akan dibagikan tidak akan cukup. Setelah hampir lebih dari dua jam tawar-menawar dan perdebatan berlangsung akhirnya disepakati UKM ESWU mendapatkan dana sebesar Rp. 6.400.000,-. Dan suara dengungan adzan pun masuk ke ruangan di sidang kami, lalu pimpinan sidang sesuai dengan draft acara yang telah ditetapkan langsung mempending acara sampai keesokan hari.

Di hari kedua sidang KOMISI C giliran UKM Olahraga kebagian kesempatan untuk mempresentasikan program kerja mereka, yang pada saat itu langsung di sampaikan oleh ketua umum UKM Olahraga saudara Didi Arilni. Tidak jauh berbeda dengan UKM ESWU, perdebatan dan tawar-menawar harga juga dilakukan UKM Olahraga dengan MPM juga banyak juga saran dan masukan dari UKM-UKM lain. Palu MPM pun akhirnya diketok untuk penetapan jumlah dana yang disepakati untuk UKM Olahraga yang berjumlah Rp 10.500.000,-, kemudian sidang dilanjutkan dengan mendengarkan pembahasan program kerja dari UKM HBB, di tengah pembahasan acara kembali diskorsing untuk melakukan shalat ashar. Setelah shalat ashar acara kembali dilanjutkan, dan setelah ditetapkan MPM dana UKM HBB berjumlah Rp. 13.000.000,-, matahari pun terus menuju ufuknya sekitaran pukul 16.30 WIB tiba saat UKM LPM WPS menyampaikan program kerjanya, dengan mempunyai program kerja unggulan yakni MUNAS APMPI (Asosiasi Pers Mahasiswa Politeknik Indonesia ) III di POLSRI yang mereka estimasikan Rp. 40.000.000,-, dan ternyata MPM hanya menyepakati nominal sebesar Rp. 3.450.000,-. Lalu diakhir pembahasan UKM LPM WPS setelah dihitung dana program kerja keseluruhan mereka mendapat Rp. 6.200.000,-.

Akhirnya tibalah kami dari UKM LDK AL ISLAM bersuara menyampaikan rencana-rencana program kerja yang akan dilaksanakan, kembali tak jauh berbeda dengan yang, perdebatan dan tawar-menawar harga pun bergulir. Dan setelah dibahas dengan cukup memakan waktu, dan juga sempat di potong untuk skorsing shalat magrib, MPM akhirnya menetapkan jumlah sebesar Rp. 11.600.000,- untuk UKM LDK AL ISLAM. Alhamdulillahrirobbil ‘alamiin, dengan perincian sebagai berikut :

Studi Islam Akhir Pekan (SIAP) 2008

Rp. 2000.000,-

Muharram Expo

Rp. 3000.000,-

Tausiyah Ramadhan AA Gym

Rp. 2.500.000,-

Pelatihan Penyiaran Radio Ghiroh FM (radio UKM LDK)

Rp. 800.000,-

Kunjungan Ke Radio Swasta

Rp. 800.000,-

Training Kader Kampus II

Rp. 1000.000,-

Dauroh Tutor

Rp. 750.000,-

Pemberdayaan website LDK, Buletin, Lembar Opini , dan Mading

Rp. 750.000,-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: